Brief-nya kantor sewa di kave­ling tepi laut. Ana­li­sis radi­asi menun­jukkan bagian yang paling keras ter­kena mata­hari, dan lantai yang ber­ting­kat maju, balkon ber­ta­naman, serta pohon yang diper­ta­hankan semu­a­nya men­ja­wab temuan itu.

Brief dan tapaknya

Per­an­cangan Arsi­tek­tur 3 adalah studio per­an­cangan arsi­tek­tur ketiga di Uni­ver­si­tas Dipo­ne­goro. Brief-nya gedung kantor untuk dise­wakan. Tapak­nya di kawasan Marina, Tawang­sari, Sema­rang Barat: laut di satu sisi, jalan akses dengan drop-off di sisi lain, dan kave­ling tetangga di bela­kang­nya.

Site plan: laut di atas, drop-off di kiri, menara diputar miring di samping convention hall.

Merancang dari matahari

Sebe­lum meng­gam­bar bentuk, saya men­ja­lankan ana­li­sis radi­asi mata­hari di Gras­shop­per. Hasil­nya, con­ven­tion hall mene­rima panas lang­sung jauh lebih banyak dari­pada kantor, yang hanya ter­pa­par di lantai 4, 5, dan 6. Karena itu kon­sep­nya men­da­hu­lukan pengem­bangan tapak yang tepat guna: mem­per­ta­hankan seba­nyak mung­kin pohon yang ada, memin­jam kete­du­han­nya, dan menam­pilkan arsi­tek­tur hijau lewat bentuk dan fasad.

Panel konsep: tapak, prinsip desain, rangka struktur, analisis radiasi, dan gubahan massa.

Gubahan mas­sa­nya men­ja­wab ana­li­sis itu lewat tiga lang­kah:

  • Lantai yang ber­ting­kat maju, supaya sinar mata­hari lang­sung tidak meng­e­nai selu­ruh muka bangunan seka­li­gus.
  • Pintu masuk yang mudah dicari dan ter­li­hat dari jalan masuk.
  • Ter­i­tisan dalam dan balkon ber­ta­naman yang meng­u­ra­ngi sinar mata­hari lang­sung ke dalam ruangan.

Empat prin­sip meng­i­kat sisa­nya: pen­ca­ha­yaan alami, peng­ha­waan alami, vege­tasi alami dan buatan, serta bangunan yang meres­pons ling­ku­ngan­nya.

Menara dan convention hall di tepi laut.

Dua kantor, ukuran sama

Gedung ini punya dua kantor sewa yang ukuran dan fasi­li­tas­nya sama, supaya tidak ada penyewa yang men­da­pat bagian lebih kecil. Lantai 1 dan 2 dipa­kai ber­sama: lobi, rese­psio­nis, dan ruang tunggu, lalu musala, ruang makan, dan dapur. Lantai 3 dan 5 berisi ruang kerja, ruang arsip, dan ruang cetak; lantai 4 dan 6 berisi ruang kerja, ruang santai, ruang tamu, ruang rapat, dan toilet pri­badi. Base­ment untuk parkir dan servis.

Di sam­ping menara ber­diri con­ven­tion hall dua lantai dengan pang­gung, dan di bela­kang kedu­a­nya ada taman untuk makan siang atau bekerja dengan lebih santai.

Tampilan desainnya

Menara dan convention hall saat senja.

Gambar kerjanya

Di balik panel ada 38 lembar gambar kerja yang digam­bar di Auto­CAD: denah dari base­ment sampai lantai 6, site plan, empat tampak, lima potongan, elek­tri­kal dan penang­kal petir, tata udara, plum­bing, serta pema­dam keba­karan.

Pelajaran

Ini proyek per­tama tempat ana­li­sis menen­tukan bentuk sebe­lum saya. Ana­li­sis radi­asi datang lebih dulu, lalu lantai yang ber­ting­kat maju, ter­i­tisan, dan pohon yang diper­ta­hankan meng­i­ku­ti­nya, urutan kerja yang saya pakai lagi untuk resor di Guci dan tugas akhir di Jepara.

Pertanyaan yang sering diajukan

  • Proyek studio perancangan 2019 (Perancangan Arsitektur 3) karya Nugraha Labib Mujaddid di Universitas Diponegoro: kantor sewa enam lantai di atas basement, dengan convention hall dua lantai, di tepi laut kawasan Marina, Semarang Barat.
BagikanLinkedInXWhatsApp