Pertahankan bangunannya, pikirkan ulang cara orang memakainya. Perancangan ulang perpustakaan UNDIP dari dalam: cara mahasiswa masuk, mencari, duduk, dan pergi, di mana cahaya alami jatuh, dan di mana mereka bisa bekerja bersama.
Konteks
Perpustakaan universitas dirancang untuk keheningan dan penyimpanan; mahasiswa kini memakainya untuk kerja kelompok, laptop, dan hari-hari yang panjang. Pada 2020, sebagai proyek studio dalam kuliah arsitektur saya di Universitas Diponegoro, saya mengambil perpustakaan UNDIP sebagai kasus nyata: pertahankan bangunannya, pikirkan ulang cara orang bergerak di dalamnya, dari mana cahaya masuk, dan di mana mahasiswa bisa bekerja bersama.
Saya mengerjakannya sebagai mahasiswa perancang, berangkat dari bangunan yang sudah ada, bukan dari lahan kosong.
Desainnya
Ini perancangan ulang konseptual; perpustakaannya tidak dibangun ulang. Pekerjaannya mencakup:
- Kajian arus sirkulasi pengunjung dan denah revisi yang bertujuan menghilangkan titik-titik hambatan saat orang masuk, mencari, duduk, dan pergi.
- Penataan ruang interior yang mengorganisasi ulang lantai di sekitar zona baca dan hub belajar kelompok.
- Bukaan dan tata letak interior yang diatur agar lebih banyak cahaya alami masuk ke area baca.
- Hub kolaborasi mahasiswa yang diperlakukan sebagai tujuan di dalam denah, bukan sisa sudut.
- Denah, potongan, dan visualisasi untuk penilaian studio.
Hasil
- Selesai dan dinilai pada 2020, dan tercatat sebagai salah satu proyek utama masa kuliah saya bersama hotel resor di Guci (2020) dan Jepara (2021).
- Contoh paling jelas di portofolio saya tentang bekerja di dalam bangunan yang sudah ada, bukan merancang bangunan baru.
Pelajaran
Menata ulang ruang lebih murah daripada menambahnya. Sebagian besar perbaikan dalam rancangan seperti ini datang dari memindahkan fungsi dan membuka garis pandang, bukan dari luas lantai baru. Saya juga belajar bahwa sirkulasi adalah alat desain tersendiri: di mana koridor berbelok menentukan di mana orang bertemu, dan nilai perpustakaan hari ini sebagian ada pada pertemuan-pertemuan itu.
Menata ulang bangunan yang sudah ada?
Saya senang berdiskusi soal penataan ruang dan visualisasi.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Proyek studio 2020 Nugraha Labib Mujaddid di Universitas Diponegoro: perancangan ulang konseptual perpustakaan universitas yang sudah ada untuk sirkulasi, cahaya alami, dan kolaborasi mahasiswa yang lebih baik.





