LAB.in Studio mene­ruskan Maxis Studio sejak Sep­tem­ber 2020 dan ber­jalan sampai Agus­tus 2024. Por­to­fo­lio­nya men­ca­kup hotel dan pusat kon­vensi, mal dan bios­kop, rumah sakit, seko­lah, masjid, dan taman publik, diba­ngun di atas SOP ter­tu­lis, jadwal ber­sama, dan peme­rik­saan kua­li­tas sebe­lum setiap pengi­riman.

Apa itu LAB.in

LAB.in Studio adalah studio visu­a­li­sasi desain di Sema­rang. Laya­nan­nya render dan ani­masi 3D arsi­tek­tur, edit video dan foto, dan desain logo. Saya men­di­ri­kan­nya pada Sep­tem­ber 2020, saat masih kuliah arsi­tek­tur di Undip, seba­gai kelan­jutan Maxis Studio, studio per­tama yang saya mulai pada 2019. Studio ini ber­jalan sampai Agus­tus 2024 dan mela­yani lebih dari 30 klien.

Cara studio bekerja

Studio kecil hanya bisa ber­kem­bang kalau peker­ja­an­nya tidak ber­gan­tung pada ingatan satu orang. Saya memim­pin tim empat desa­i­ner dan mem­ba­ngun studio di atas bebe­rapa kebi­a­saan:

Sistem kerja studio

  • SOP tertulis

    Brief yang jelas dan daftar periksa di awal, sehingga setiap pekerjaan dimulai dengan pertanyaan yang sama sudah terjawab.

  • Jadwal bersama

    Jadwal kerja yang membuat beberapa proyek bisa berjalan bersamaan tanpa ada yang tercecer.

  • Kontrol kualitas

    Setiap hasil diperiksa sebelum dikirim ke klien.

  • Pasar dan anggaran

    Riset pasar dan audiens untuk rencana pemasaran, dan anggaran promosi yang direncanakan di awal.

Proyek render pilihan

Proyek-proyek ini ber­a­sal dari por­to­fo­lio studio. Setiap galeri memuat semua render yang disimpan por­to­fo­lio untuk proyek itu; ketuk gambar mana pun untuk mem­per­be­sar.

UNDIP Hotel and Convention Center

Kom­pleks hotel dan pusat kon­vensi dengan atap ber­pa­hat dan ger­bang ikonik, diren­der dalam cahaya senja.

Mall City Walk BSB

Mal gaya hidup dengan bios­kop IMAX, plaza ter­buka ber­de­ret palem, dan atrium berisi taman.

BSB Cinema Centre

Inte­rior bios­kop dengan lobi, kori­dor, dan studio yang dite­ra­ngi lampu neon.

RSIA Semarang

Rumah sakit ibu dan anak, dari fasad jalan sampai area masuk dan lans­kap­nya.

Resort hotel in the mountains

Resor di kaki bukit, leng­kap dengan kamar, teras, dan inte­ri­or­nya.

The Royal Suites Mall & Apartment

Gedung cam­puran berisi per­to­koan dan apar­te­men di tengah kota yang padat.

Mosque

Masjid kon­tem­po­rer dengan atap meleng­kung dan fasad ber­pola.

Primary school

Kampus seko­lah dasar dengan ruang kelas, halaman, dan area ber­main.

Sports hall and swimming pool

Gedung ola­hraga dalam ruangan dengan kolam renang kom­pe­tisi dan lapangan ser­ba­guna.

Modern commercial building

Gedung komer­sial putih ber­massa tegas dengan halaman ber­lans­kap dan inte­rior yang terang.

Motion Park

Taman publik dengan ger­bang ber­pa­hat, jalur sepeda, dan halaman piknik.

Lainnya dari portofolio

Por­to­fo­lio­nya juga men­ca­tat peker­jaan render untuk Bon­tang Air­port, Kendal Pas­se­nger Ter­mi­nal, Moro­rejo Beach Resort and Hotel, Raos Sekeco Ungaran Hotel and Pri­vate Resort, sebuah mal, dan seko­lah luar biasa untuk anak dengan disa­bi­li­tas ganda di Sema­rang.

Video render

Tujuh walk­thro­ugh ani­masi yang diren­der studio untuk proyek tugas akhir arsi­tek­tur milik kli­en­nya, dari Ban­dara Bon­tang sampai seko­lah dasar. Desain di setiap video adalah milik klien; LAB.in mem­ba­ngun model 3D, mate­rial, pen­ca­ha­yaan, dan jalur kame­ra­nya.

Bandara Bontang
Sekolah dasar
Mal
Resor dan hotel Pantai Mororejo
Sekolah luar biasa tipe G (tunaganda), Semarang
Hotel dan resor privat Raos Sekeco Ungaran
Terminal penumpang Kendal

Proyek nyata

Selain render, studio ini mem­bawa proyek desain nyata sampai tahap pem­ba­ngunan, seperti foo­dco­urt di Purin, Kendal, sejak 2021. Ceri­ta­nya, leng­kap dengan desain, ren­cana zonasi, dan foto pem­ba­ngu­nan­nya, ada di halaman ter­sen­diri.

Pelajaran

Visu­a­li­sasi adalah peker­jaan komu­ni­kasi sebe­lum men­jadi peker­jaan render. Klien memu­tuskan dari sebuah gambar, jadi gam­bar­nya harus men­ja­wab per­ta­nyaan mereka, bukan mema­merkan sof­tware. Memim­pin empat desa­i­ner juga meng­a­jari saya nilai SOP ter­tu­lis: brief yang jelas dan daftar per­iksa di awal men­ce­gah lebih banyak kerja ulang dari­pada mesin yang lebih cepat, dan jadwal yang bisa dili­hat semua orang itulah yang mem­buat satu studio kecil bisa mela­yani tiga puluh klien.

Butuh visual untuk proyek?

Saya senang berdiskusi soal visualisasi arsitektur dan desain.

Pertanyaan yang sering diajukan

  • Studio visualisasi arsitektur di Semarang, didirikan pada September 2020 oleh Nugraha Labib Mujaddid, dengan layanan render dan animasi 3D, edit video dan foto, dan desain logo sampai Agustus 2024.
BagikanLinkedInXWhatsApp