Gultik dan soto tra­di­sio­nal jarang hadir di tempat yang mem­buat pem­beli muda betah. Masnug mem­per­ta­hankan resep­nya dan mena­ikkan semua hal di seki­tar­nya: tempat yang nyaman, dapur yang baku, tim enam orang, dan pema­saran ber­sama kre­a­tor kuli­ner Sema­rang yang mele­wati 580 ribu tayangan TikTok.

Apa itu Masnug

Gulai tikungan ("gultik") dan soto adalah makanan kaki lima yang sudah dicin­tai keba­nyakan orang Indo­ne­sia. Yang bia­sa­nya kurang adalah tempat yang mem­buat pem­beli muda mau duduk, memo­tret, dan kem­bali lagi. Saya men­di­rikan Gultik & Soto Masnug pada Maret 2024 di Banyu­ma­nik, Sema­rang, seki­tar sepu­luh menit dari kampus UNDIP Tem­ba­lang, untuk mem­bawa resep tra­di­sio­nal itu ke tempat yang nyaman untuk makan dan nongk­rong, leng­kap dengan WiFi dan per­ma­inan papan, untuk Gen Z, kelu­arga, dan warga seki­tar.

Cita rasa kaki lima, kualitas bintang lima.

Positioning Gultik & Soto Masnug

Kali­mat itu adalah selu­ruh stra­te­gi­nya. Resep­nya tetap tra­di­sio­nal, karena itulah yang dicari orang. Semua hal di seki­tar piring, dari tempat dan pela­yanan sampai porsi dan cara brand ber­bi­cara di media sosial, dina­ikkan ke stan­dar yang tidak dike­jar pen­jual gultik pada umum­nya.

Yang saya bangun

Saya pemi­lik seka­li­gus penge­lola bis­nis­nya: brand, ope­ra­sio­nal, tim, penga­daan, dan pema­saran.

Sistem operasional di balik piring

  • Produksi yang baku

    Resep, porsi, dan langkah penyiapan dibakukan, sehingga rasanya sama siapa pun yang bertugas dan dapurnya siap diperbesar.

  • Tim enam orang

    Pelatihan, pembagian tugas, dan evaluasi kinerja, sehingga kualitas layanan tidak bergantung pada satu orang.

  • Pengadaan dan anggaran

    Negosiasi pemasok dan kontrol anggaran harian, tempat margin dapur kecil ditentukan.

  • Tempat untuk betah

    Ruang yang nyaman dengan WiFi dan permainan papan, yang mengubah makan cepat menjadi tempat nongkrong.

Pemasaran bersama kreator kuliner Semarang

Pema­saran Masnug ber­tumpu pada kre­a­tor kuli­ner lokal, bukan iklan ber­ba­yar. Video mereka, yang dire­post di akun TikTok Masnug, total­nya lebih dari 580 ribu tayangan dan 30 ribu suka, dan video ter­po­pu­ler­nya mele­wati 140 ribu tayangan. Akun Insta­gram dan TikTok Masnug sen­diri meng­isi celah­nya dengan konten este­tik ber­gaya hidup untuk Gen Z.

  • 580K+

    tayangan TikTok

    dari video kreator

  • 30K+

    suka

    TikTok dan Instagram

  • 140K+

    tayangan

    di video kreator teratas

Hasil

  • Rating bin­tang 5 di Google Maps dengan 300+ ulasan posi­tif dalam enam bulan per­tama ber­o­pe­rasi.
  • Brand yang dike­nal maha­siswa UNDIP dan warga seki­tar, diba­ngun dari nol dengan prin­sip cita rasa kaki lima dan kua­li­tas bin­tang lima.
  • Dapur yang baku dan tim enam orang, dengan penga­daan, nego­si­asi pema­sok, dan kon­trol ang­garan harian yang saya pegang.

Kondisi Masnug sekarang

Saat ini Masnug sedang pindah ke lokasi baru. Brand, resep, sistem pro­duksi, dan timnya ikut pindah, dan justru untuk itulah stan­da­rdi­sasi diba­ngun sejak awal.

Pelajaran

Makanan adalah pro­duk­nya, tetapi kon­sis­tensi adalah brand-nya. Kam­pa­nye yang men­da­tangkan maha­siswa baru ter­ba­yar kalau kun­jungan kese­pu­luh rasa­nya sama dengan yang per­tama, karena itu pro­se­dur ope­ra­sio­nal sama pen­ting­nya dengan resep. Pela­jaran lain­nya: ulasan itu ber­bu­nga. Begitu rating bin­tang 5 ter­li­hat di Maps, video kre­a­tor punya sesu­atu yang konk­ret untuk ditun­juk.

Sedang membangun brand F&B?

Saya senang berdiskusi soal positioning, operasional, dan pemasaran lewat kreator.

Pertanyaan yang sering diajukan

  • Brand gulai tikungan dan soto di Banyumanik, Semarang, yang menyajikan resep tradisional di tempat yang nyaman untuk makan dan nongkrong, dengan positioning "cita rasa kaki lima, kualitas bintang lima".
BagikanLinkedInXWhatsApp