# 4-Star Beach Resort Jepara

> Tugas akhir sarjana saya di Universitas Diponegoro (2021): hotel resort bintang 4 di tapak pantai Jepara, massa melengkung yang menghadap laut dan dibungkus kulit kisi, dengan sepuluh cottage di sekitar kolam berbentuk organik.

Proyek yang menutup kuliah arsitektur saya, lulus cum laude dengan IPK 3,65 dan diterbitkan sebagai poster. Dua aturan membentuknya: setiap kamar menghadap laut, dan sinar matahari langsung tidak mengenai fasad.

- Massa utama melengkung yang menghadap laut, dibungkus kulit kedua berupa kisi untuk menahan sinar matahari langsung.
- Sepuluh cottage beratap lancip dalam dua kelompok di sekitar kolam organik, di tapak pantai datar seluas 17.500 m².
- Disidangkan pada Desember 2021 dan diterbitkan di Jurnal Poster Pirata Syandana; lulus cum laude, IPK 3,65.

- 17,500 m² luas tapak
- 10 cottage di sekitar kolam
- 3.65 IPK, cum laude

- Peran: Tugas akhir sarjana
- Periode: 2021
- Stack: Hospitality design, Site analysis, Massing study, Neo-vernacular architecture, 3D visualisation
- Poster terbit: Jurnal Poster Pirata Syandana (https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/jpps/article/view/13292)
- Video walkthrough: YouTube (https://youtu.be/mC9B5Kww2ks)

**TL;DR** Hotel Resort Bintang 4 di Jepara adalah tugas akhir sarjana arsitektur Nugraha Labib Mujaddid di Universitas Diponegoro, disidangkan pada Desember 2021 dan diterbitkan sebagai poster di Jurnal Poster Pirata Syandana: hotel melengkung yang menghadap laut, dibungkus kulit kisi, dengan sepuluh cottage di sekitar kolam berbentuk organik di tapak pantai datar seluas 17.500 m².

## Konteks

Ini tugas akhir sarjana arsitektur saya di Universitas Diponegoro, disidangkan pada Desember 2021 dengan Erni Setyowati sebagai dosen pembimbing dan Mohammad Sahid Indraswara sebagai dosen penguji. Proyek ini menutup kuliah yang saya selesaikan dengan predikat cum laude dan IPK 3,65, setahun setelah desain hotel pertama saya, resor bintang 3 di Guci.

Alasan membangun resor dimulai dari angka: Kabupaten Jepara menerima 2.190.231 wisatawan pada 2017, 2.601.528 pada 2018, dan 2.787.734 pada 2019, menurut Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat. Arus wisatawan yang terus naik butuh tempat menginap di tepi laut.

*Hotel resort dilihat dari jalan masuk.*

## Tapaknya

Lahan kosong dan datar seluas sekitar 17.500 m² di pesisir Jepara, dipilih karena pandangannya ke laut dan aksesnya dari jalan utama. Rencana tata ruang setempat menetapkan batasnya: koefisien dasar bangunan 60 persen, koefisien lantai bangunan 4,2 dengan maksimum tujuh lantai, garis sempadan bangunan 23 m, dan sempadan pantai 100 m.

**Batas tapak**
- Luas tapak: ±17,500 m²
- Koefisien dasar bangunan (KDB): 60% (lantai dasar maksimum 10.500 m²)
- Koefisien lantai bangunan (KLB): 4,2, maksimum 7 lantai (maksimum 73.500 m²)
- Ruang terbuka hijau: Minimal 30% (5.250 m²)
- Sempadan: 23 m dari jalan, 100 m dari pantai

*Analisis tapak: lintasan matahari, pandangan ke laut, akses, dan zonasi.*

## Desainnya

Poster merumuskan rancangan ini lewat dua pendekatan: arsitektur Neo Vernakular, dan perencanaan pasca pandemi COVID-19, yang di sini berarti jarak lewat sirkulasi yang lebih lega atau kapasitas yang dikurangi, serta udara segar lewat ventilasi silang atau bukaan di tiap ruang. Analisis tapak lalu menjadi empat langkah:

- **Kulit kedua** berupa kisi pada fasad yang terkena sinar matahari langsung.
- **Massa menghadap laut**, dengan bidang transparan dan terbuka yang dimaksimalkan supaya tamu melihat laut dari kamar.
- **Satu pintu masuk dari jalan utama**, menuju lima zona: umum, servis, penunjang, menginap, dan pengelola.
- **Massa utama memanjang utara ke selatan** untuk memaksimalkan cahaya alami.

Bentuknya lahir dari studi massa: balok polos dulu, lalu bagian depan, yang paling dekat dengan jalan masuk, dilengkungkan ke dalam untuk cahaya alami dan kesan pertama yang lebih ramah dengan taman di depannya. Bagian belakang yang menghadap pantai dibentuk serupa, sehingga seluruh massa terbaca sebagai satu bentuk yang mengalir, yang menurut poster diadopsi dari bentuk air.

## Site plan

Massa utama berada di sisi jalan. Di belakangnya ada kolam berbentuk organik dengan gazebo bundar, serta sepuluh cottage beratap lancip dalam dua kelompok, dihubungkan jalan setapak kayu dan ditarik mundur supaya masing-masing punya pandangannya sendiri. Dua area parkir, taman bermain, dan bundaran dengan air mancur melengkapi rencananya.

*Site plan.*

## Tampilan desainnya

Walkthrough hasil render (1:16) oleh LAB.in Studio, diunggah Maret 2022.

**Sekilas tugas akhir ini**
- Jenis: Hotel resort bintang 4
- Lokasi: Tapak pantai, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah
- Pendekatan: Arsitektur Neo Vernakular dan perencanaan pasca pandemi
- Disidangkan: Desember 2021, Universitas Diponegoro
- Diterbitkan: Poster di Jurnal Poster Pirata Syandana, vol. 3 no. 1
- Kelulusan: Cum laude, IPK 3,65

## Pelajaran

Dua aturan di slide pertama mengerjakan sebagian besar desainnya: setiap kamar menghadap laut, dan sinar matahari langsung tidak mengenai fasad. Lengkungnya menjawab aturan pertama dan kulit kisinya menjawab aturan kedua, dan hampir setiap keputusan sesudahnya, dari cottage sampai kolam, adalah akibat dari keduanya.

Source: https://nugrahalabib.com/id/work/beach-resort-jepara
Author: Nugraha Labib Mujaddid (https://nugrahalabib.com)
Published: 2026-09-21. Updated: 2026-09-25.
